Dalam membuat teks, ada berbagai jenis teks dengan struktur penulisan yang berbeda-beda pula. Karena itu, memahami jenis dan struktur teks akan memudahkan dalam pembuatan sebuah teks.

Salah satu contoh teks yang ada dalam Bahasa Indonesia adalah teks prosedur. Jenis teks ini digunakan untuk tujuan tertentu dengan struktur tertentu yang juga berbeda dengan jenis teks lainnya. 

Pengertian Teks Prosedur dan Strukturnya 

Sebelum membahas lebih lanjut tentang teks ini, terlebih dahulu harus diketahui pengertian teks prosedur. Prosedur teks adalah jenis teks yang du dalamnya menjelaskan tentang cara membuat sesuatu atau tujuan melakukan sesuatu yang dijelaskan secara rinci setiap tahapannya. Teks ini dibuat dengan menjelaskan setiap langkah membuat sesuatu secara urut hingga menghasilkan sesuatu yang diinginkan. 

Jenis teks ini memiliki struktur khusus yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Karena dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pembaca mengetahui tahapan dalam membuat atau melakukan sesuatu, maka di dalam struktur teks prosedur nantinya akan ditemukan langkah-langkah.

Tujuan lain dibuatnya jenis teks ini adalah untuk menginformasikan kepada pembaca tentang apa saja yang dibutuhkan sebelum membuat sesuatu atau melakukan sesuatu.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah strukturnya dari teks prosedur. 

1. Tujuan

Bagian pertama dalam struktur teks prosedur adalah tujuan. Bagian ini menjelaskan secara ringkas tujuan dari pembuatan jenis teks tersebut. Bisa juga menjelaskan tentang hasil akhir berupa apa yang diinginkan oleh penulis terhadap pembaca setelah membaca teks tersebut. Bagian ini dijelaskan secara umum dan singkat. 

2. Bahan atau Alat 

Bagian selanjutnya dari struktur teks prosedur adalah alat atau bahan yang dibutuhkan. Sebenarnya tidak semua teks jenis prosedur memiliki bagian ini. Biasanya bagian ini hanya digunakan ketika membuat teks tentang cara membuat sesuatu.

Misalnya teks tentang cara membuat kue atau cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang. Jika membuat teks dengan topik cara membuat tersebut, maka bagian ini diperlukan untuk menginformasikan kepada pembaca apa saja bahan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA:  Cara Membuat Daftar Pustaka

3. Langkah atau Tahap 

Sesuai dengan salah satu pengertian teks prosedur yang merupakan teks yang dibuat untuk menjelaskan tata cara atau cara kerja dalam melakukan sesuatu, maka bagian ketiga menjelaskan tentang langkah atau tahapannya.

Bagian ini adalah bagian utama teks prosedur karena menjelaskan langkah atau tahap yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan pembuatan teks tersebut. Pada bagian ini, langkah atau tahap yang dijelaskan pun harus ditulis secara berurutan dan tidak boleh ditulis secara acak.

4. Penutup 

Bagian terakhir dari struktur teks prosedur adalah penutup. Pada bagian ini hanya menuliskan dan menekankan pada bagian tertentu atau keuntungan dari pembuatan teks tersebut. Bisa juga menuliskan tentang ucapan untuk mencoba langkah-langkah yang sudah dijelaskan sebelumnya. 

Jenis dan Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Ilustrasi seseorang sedang membaca koran Bahasa Indonesia yang berisi banyak teks prosedur
Ilustrasi seseorang sedang membaca koran Bahasa Indonesia yang berisi banyak teks prosedur

Setelah mengetahui apa saja struktur dalam pembuatan teks jenis prosedur selanjutnya adalah macam-macam teks ini. Teks berjenis prosedur ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu teks prosedur sederhana, teks prosedur kompleks dan teks protokol. Berikut ini penjelasan tentang masing-masing jenis dari teks ini. 

Teks Prosedur Sederhana 

Sama seperti namanya, jenis teks prosedur ini merupakan teks yang di dalamnya hanya berupa prosedur sederhana. Biasanya langkah-langkah yang diberikan hanya 2-4 langkah sederhana.

Misalnya teks tentang cara login ke akun sosial media atau teks yang menjelaskan tentang cara membuat  sesuatu yang sifatnya sederhana. 

Teks Prosedur Kompleks 

Jenis selanjutnya adalah teks prosedur kompleks. Berbanding terbalik dengan jenis sebelumnya, jenis teks ini mengandung langkah-langkah pembuatan yang lebih kompleks atau bisa dibilang langkah-langkah yang diberikan lebih banyak. Selain itu langkah-langkah yang dituliskan tersebut harus dituliskan secara berurutan. 

Teks Prosedur Protokol 

Jenis terakhir adalah teks prosedur Protokol. Jenis teks ini berbeda dengan teks prosedur kompleks ataupun sederhana, langkah-langkah bisa dilakukan secara acak atau tidak harus berurutan. Meskipun pada bagian langkah-langkah dilakukan secara tidak berurutan, namun nantinya hasil yang didapatkan bisa tetap sama.

Misalnya dalam membuat mie rebus instan. Langkah yang dilakukan bisa dengan memasukkan bumbu bersamaan dengan rebusan air atau langsung dimasukkan ke mangkuk. 

Selain struktur, teks prosedur juga menggunakan kaidah kebebasan yang berbeda dengan jenis teks lainnya. Karena bertujuan untuk memberikan penjelasan berupa langkah atau tahap-tahap pembuatan kepada pembaca, maka otomatis kaidah kebahasaan yang digunakan juga berbeda dengan jenis teks lainnya. Berikut ini adalah kaidah kebahasaan yang digunakan dalam membuat jenis teks ini. 

Penggunaan Kata Imperatif  dan Kalimat Introgatif 

Jika Anda perhatikan pada berbagai contoh teks prosedur, maka bisa dilihat kesamaannya adalah penggunaan kata Imperatif. Kata Imperatif ini adalah jenis kata yang mengandung larangan atau perintah.

BACA JUGA:  Contoh Teks Eksplanasi Lengkap dengan Pengertian, Struktur, Ciri Serta Kaidah

Kata ini sering ditemukan pada jenis teks ini untuk meminta pembaca melakukan langkah atau tahap yang sudah diberikan. Misalnya penggunaan kata ‘masukkan’, ‘potong sayuran menjadi bentuk dadu’ atau ‘diamkan adonan tersebut mengembang selama 30 menit’. Contoh kata tersebut adalah kata Imperatif yang sering digunakan pada jenis teks ini. 

Selain penggunaan kata Imperatif, dalam teks prosedur juga sering digunakan kalimat interogatif. Kalimat ini berupa pertanyaan yang mana dalam teks tersebut berfungsi untuk menanyakan kepada pembaca apakah pembaca mengikuti instruksi atau langkah-langkah yang diberikan.

Misalnya penggunaan ‘apakah sudah dipotong menjadi lebih tipis?’. Namun jenis kalimat ini tidak digunakan sesering penggunaan kalimat imperatif. 

Penggunaan Konjungsi Temporal dan Bilangan Penanda 

Kaidah bahasa selanjutnya yang digunakan dalam penulisan teks prosedur adalah penggunaan konjungsi temporal dan bilangan penanda. Keduanya sebenarnya berfungsi sama, yaitu untuk menunjukkan urutan tahap atau langkah yang harus dilakukan.

Konjungsi temporal ini sendiri merupakan kata hubung yang digunakan untuk menunjukkan kronologis dari dua peristiwa atau lebih yang saling berkaitan.

Contohnya ‘lalu’, setelah itu, kemudian, selanjutnya, sebelum itu dan lain sebagainya. Begitu pun bilangan penanda yang digunakan untuk menunjukkan urutan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pembaca. 

Penggunaan Verba Tingkah Laku dan Material 

Terakhir pada jenis teks ini juga  sering ditemukan penggunaan verba tingkah laku dan verba material. Verba tingkah laku merupakan perbuatan yang tindakan-tindakan yang berdasarkan pada ungkapan.

Contohnya ‘tunggu sekitar kurang lebih 30 menit’ atau ‘tunggu hingga daging di dalam yang sedang dimasak matang’. Sedangkan verba material adalah perbuatan yang mengacu pada sebuah tindakan tertentu. Contohnya ‘masukkan sayuran ke dalam air yang sudah dimasak’ atau ‘potong sayuran menjadi bentuk dadu’. 

Contoh Teks Prosedur 

Setelah mengetahui penjelasan tentang pengertian, struktur prosedur teks, selanjutnya adalah menyimak contoh dari teks ini. Contoh teks prosedur ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di berbagai sumber.

Salah satu contoh yang paling sering ditemukan adalah pada buku resep. Buku resep ini sendiri merupakan berbagai contoh dari prosedur teks yang dijadikan satu

Untuk memudahkan dalam memahami jenis teks ini, berikut akan diberikan beberapa contoh teks prosedur. Mulai dari teks prosedur sederhana hingga teks prosedur yang lebih kompleks dengan tahapan yang lebih banyak.

Teks Prosedur Kompleks: Cara Membuat Gethuk Lindri 

Gethuk lindri, makanan tradisional yang terbuat dari bahan utama singkong ini beberapa waktu belakangan sedang populer. Rasanya yang gurih dan manis dengan tampilan warna warni yang menarik kembali diperkenalkan dengan berbagai inovasi.

Hal ini membuat banyak yang kemudian menyukai jajanan ini. Biasanya jajanan ini disajikan dengan taburan kelapa untuk menambah rasa gurih. Jika berminat membuat sendiri, berikut adalah cara membuat gethuk lindri original yang nantinya bisa dikreasikan sendiri. 

Bahan-Bahan:

  • Singkong 1kg 
  • Garam dapur 1sdt 
  • Gula pasir 300gr 
  • Pewarna khusus untuk makanan secukupnya 
  • Kelapa parut untuk taburan (1 buah) 

Cara Membuat:

  • Siapkan singkong terlebih dahulu. Kupas kulit singkong hingga bersih kemudian bersihkan singkong dengan air mengalir. Setelah dibersihkan, potong singkong menjadi ukuran lebih kecil agar lebih mudah dimasak dan diolah nantinya. 
  • Rebus singkong. Setelah singkong dibersihkan dan dipotong menjadi ukuran lebih kecil, selanjutnya masak singkong dengan cara direbus. Masukkan singkong ke dalam air yang sudah mendidih, masak hingga singkong matang dan teksturnya berubah empuk. Angkat lalu tiriskan.
  • Haluskan Singkong. Setelah singkong diangkat dan ditiriskan hingga agak dingin, selanjutnya haluskan Singkong yang sudah direbus tersebut. Tumbuk dengan alat khusus penumbuk. 
  • Sambil ditumbuk, jangan lupa masukkan gula dan garam secukupnya. Setelah itu aduk atau uleni adonan singkong tumbuk dengan menggunakan tangan. Uleni adonan singkong ini sampai adonan tercampur rata. 
  • Setelah adonan tercampur merata, bagi menjadi beberapa bagian. Langkah ini dilakukan jika Anda ingin membuat beberapa variasi gethuk dengan warna yang berbeda-beda. Setelah dibagi menjadi beberapa bagian, kemudian lanjutkan dengan menambahkan pewarna khusus makanan secukupnya.
  • Terakhir, tinggal bentuk dengan adonan khusus gethuk lindri. Anda juga bisa membuat bentuk gethuk lindri dengan menggunakan alat penggiling mie. Buat gethuk menjadi potongan seperti mie lalu nantinya Anda bisa membentuk sendiri sesuai selera. Setelah terbentuk, selanjutnya tinggal beru taburan kelapa parut yang sudah disiapkan sebelumnya. Gethuk lindri pun siap dihidangkan dan dinikmati bersama segelas teh hangat.

Demikian tadi penjelasan tentang teks prosedur beserta struktur, kaidah kebahasaan serta jenis-jenis prosedur teks.

BACA JUGA:  Kalimat Aktif dan Pasif Pada Bahasa Indonesia

Teks jenis prosedur ini digunakan untuk menjelaskan tentang cara atau langkah untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya cara memasak sesuatu, cara membuat sesuatu dan lain sebagainya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan jika jenis teks ini disusun dengan struktur tertentu dengan menggunakan bilangan penanda agar pembaca mudah memahami dan menunjukkan urutan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan atau untuk membuat suatu hal tertentu.